17 Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu, Terima Beasiswa Pendidikan dari Pemkab Kudus

- Jurnalis

Senin, 5 September 2022 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kudus menyerahkan bantuan pendidikan sebesar Rp 6.000.000 ke mahasiswa warga Barongan (Foto:J02)

Bupati Kudus menyerahkan bantuan pendidikan sebesar Rp 6.000.000 ke mahasiswa warga Barongan (Foto:J02)

Jurnalpantura.id, Kudus – 17 Mahasiswa asal Kabupaten Kudus menerima beasiswa dari Pemkab Kudus di tahun 2022.

Beasiswa diberikan kepada mahasiswa yang kurang mampu dan berprestasi.

“Harapannya dengan bantuan ini bisa bermanfaat dan bisa membantu untuk menyelesaikan sekolah (perkuliahan),” kata Hartopo di Desa Barongan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus.

Dirinya berharap dengan bantuan sebesar Rp 6 juta yang diberikan Pemkab Kudus, bisa meringankan beban pendidikan bagi putra putri berprestasi Kota Kretek.

Hartopo menjelaskan bahwa para penerima bantuan beasiswa merupakan mahasiswa pilihan.

Mereka yang pintar serta berprestasi, namun terganjal ekonomi, akan menjadi penerima beasiswa.

“Tentunya penerima beasiswa sudah lolos verifikasi. Baik dari tim maupun daru pihak desa setempat,” ungkap Hartopo.

Bupati Kudus HM Hartopo usai menyerahkan beasiswa (Foto:J02)

Di samping itu, Hartopo pun titip pesan kepada semua mahasiswa di Kabupaten Kudus. Bahwa orang sukses dan berprestasi tidak bisa datang instan, semua perlu proses dan perjuangan.

Baca Juga :  Jelang SPMB, Disdikpora Kudus Gelar Sosialisasi Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan

Untuk itu Hartopo meminta agar sifat mandiri, berjuang, harus selalu dijalankan tiap pelajar maupun mahasiswa.

Di sisi lain, penerima beasiswa Pemkab Kudus, Syarif Abdullah mengaku berterimakasih dengan bantuan yang diberikan padanya.

Mahasiswa semester 7 Universitas Muria Kudus (UMK) Kudus itu berencana menggunakan beasiswa yang diperolehnya untuk membeli komputer.

“Uangnya ini nanti buat bayar kuliah dan beli komputer, buat menunjang perkuliahan. Soalnya jurusan saya Teknik Informatika, perlu buat coding dan lainnya,” kata Syarif.

Syarif pun menceritakan, bahwa selama berkuliah ia juga punya kerjaan sampingan. Meneruskan jualan almarhum ayahnya sebagai pedagang baju di emperan pabrik, serta terkadang menjadi tukang parkir.

Semua dilakukannya untuk memenuhi kebutuhan keluarganya dan membiayai sekolahnya bersama ketiga adiknya.

“Alhamdulillah selama ini cukup, dan saya berterimakasih atas beasiswa yang diberikan,” tandasnya. (J02/A01)

Berita Terkait

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan
148 Sekolah di Kudus Masih Dipimpin Plt, Pemkab Targetkan Tuntas Akhir Tahun
Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos
Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus
Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah
Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang
Monev Revitalisasi Sekolah, Pemkab Kudus Wajibkan P2SP Sesuaikan Harga dengan Indeks Daerah
Kekurangan Guru, 20 Persen Pengajar Bahasa Jawa SMP di Kudus Tak Sesuai Bidang
Berita ini 123 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Jelang Akhir Tahun, Rehab 47 Sekolah Rusak di Kudus Mulai Dikerjakan

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Atap Ruang Guru SMPN 2 Bae Kudus Rusak, Video Kepala Sekolah Viral di Medsos

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Inspektorat Catat Masalah K3 hingga Pengelolaan Keuangan pada Program Revitalisasi Sekolah di Kudus

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Bukan Sekadar Pilketos, 182 Pelajar Kudus Didorong Pahami Demokrasi Sejak Sekolah

Sabtu, 26 September 2026 - 22:05 WIB

Belajar Sambil Bermain, Badut Sinis Dorong Literasi dan Numerasi Siswa SD 3 Jepang

Berita Terbaru