Jurnalpantura.id, Kudus – Ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) jenjang Sekolah Dasar (SD) tingkat Kabupaten Kudus resmi digelar pada Selasa, 30/9/2025, di Gedung Pusat Belajar Guru (PBG) Kudus.
Lebih dari seratus siswa dari berbagai SD di Kabupaten Kudus unjuk kemampuan dalam lomba yang bertujuan melestarikan bahasa dan budaya Jawa ini.
Salah satu peserta yang menjadi sorotan dalam gelaran tersebut adalah Tamara Salsa Herwina, siswi kelas 5 dari SD 2 Japan, Kecamatan Dawe, Kudus.
Ia tampil memukau dalam cabang lomba mendongeng dengan membawakan cerita berjudul Wiwit Kopi, yang mengangkat kearifan lokal masyarakat petani kopi di desanya.
Tamara tampil mengenakan kostum batik yang dipadukan dengan sayap menyerupai hewan cenggeret, lengkap dengan properti unik berupa pohon kopi asli yang dibawa langsung dari kebun.
Dalam dongengnya, Tamara menggambarkan proses kehidupan para petani kopi, mulai dari merawat tanaman hingga masa panen atau yang dikenal dengan sebutan “wiwit kopi”.
Guru pendamping Tamara, Eigi Pema Hastiani, menjelaskan bahwa persiapan dilakukan lebih dari dua minggu. Tamara sebelumnya telah meraih juara di tingkat Kecamatan Dawe dengan membawakan cerita yang sama.
“Alhamdulillah, untuk cabang mendongeng, putra dan putri kami lolos semua dari tingkat kecamatan. Harapannya kali ini bisa melangkah lebih jauh di tingkat kabupaten,” ujar Eigi.
Tak hanya Tamara, peserta putra dari sekolah yang sama, Sadam Azka Husain, juga tampil dalam lomba mendongeng.
Demi mendukung penampilan siswanya, Eigi bahkan membawa langsung pohon kopi dari kebunnya sejak pagi. Ia berharap, semangat dan keunikan yang ditampilkan keduanya bisa menjadi nilai lebih di mata dewan juri.
Sementara itu, Kabid Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Anggun Nugroho, menyatakan bahwa FTBI menjadi wadah penting untuk menanamkan kecintaan terhadap bahasa Jawa sejak dini.
Tahun ini, sebanyak 126 peserta dari berbagai SD mengikuti tujuh cabang lomba, mulai dari menulis aksara Jawa hingga mendongeng dan maca guguritan.
“Kami menargetkan empat cabang lomba bisa meraih juara di tingkat Provinsi Jawa Tengah,” tutupnya.
Adapun penyelenggaran FTBI tingkat Provinsi Jawa Tengah dijadwalkan pada 14–16 Oktober 2025 mendatang, bertempat di Surakarta. ***










