Siswa SMK Muhammadiyah Raih Medali Emas Di Ajang Olimpiade Ahmad Dahlan Di Bandar Lampung

pendidikan179 Dilihat

JURNALPANTURA.COM, Kudus –  Siswa SMK Muhammadiyah Kudus berhasil mengukir prestasi di ajang Olimpiade Ahmad Dahlan (OlimpiAD) Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Bandar Lampung akhir Oktober 2017 lalu.

Adalah Muh Syaiful, siswa kelas XII jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) atau Otomotif SMK Muhammadiyah Kudus berhasil menyabet medali emas di ajang yang digelar setiap dua tahun sekali.Sebagai penyelenggara Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah.

Muh Syaiful kepada media online Jurnal Pantura mengatakan, ada lima bidang yang dilombakan di ajang Olimpiade Ahmad Dahlan. Yaitu merangkai mesin, transmisi, rem, tune up dan elektrikal.
“Masing-masing bidang harus diselesaikan tidak  boleh lebih dari 60 menit (1 jam),” kata Syaiful yang merupakan warga Desa Garung Lor RT 04 RW 02, Kaliwungu, Kudus, Kamis 16/11/2017.

Dikatakan Syaiful, ia harus bersaing dengan 23 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.
“Kebetulan saya mewakili Propinsi Jawa Tengah  bersama dengan dua siswa dari SMK Muhammadiyah Sukoharjo  dan Blora,” ujar siswa kelahiran 23 Juni 2000 itu.
“Alhamdulillah kontingen Jawa Tengah berhasil menyabet medali emas,” ungkapnya.
Agus Sulistiyono, kepala jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK  Muhammadiyah Kudus menyebutkan bahwa ajang Olimpiade Ahmad Dahlan diselenggarakan pada 26-29 Oktober lalu.

Dikatakannya, siswa SMK Muhammadiyah kebetulan mewakili kontingen Jawa Tengah bersama siswa dari Sukoharjo dan Blora.
“Siswa SMK Muhammadiyah Kudus dalam seleksi tingkat Jawa Tengah duduk diperingkat ketiga. Namun Alhamdulillah di Bandar Lampung berhasil meraih juara 1 dan mendapatkan medali emas,” ungkapnya.

Ajang ini sendiri, kata Agus, bukan sekedar untuk mengejar prestasi semata. Namun, justru paling penting untuk ajang silaturrahim.
“Ajang ini juga sekaligua untuk mencari bibit-bibit unggul dari berbagai daerah,” sebutnya.
Yang menarik adalah, lanjut Agus, tim penguji atau juri berasal dari praktisi otomotif seperti dari Daihatsu, Toyoto, dan Mitsubishi.
“Ini menjadi  pengalaman yang berharga sekaligus untuk mengasah ketrampilan para siswa didiknya,” tukasnya. (J10)

Komentar