Sidak TPS Terpadu, Masan : Tekhnologi Harus Dimasukkan ke Pengelolaan Sampah

- Jurnalis

Rabu, 24 April 2024 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kudus Masan meninjau TPS 3R Desa Kedungdowo, Kaliwungu, Kudus (Foto:JP)

Ketua DPRD Kudus Masan meninjau TPS 3R Desa Kedungdowo, Kaliwungu, Kudus (Foto:JP)

Jurnalpantura.id, KUDUS – Belakangan ini ramai diperbincangkan sampah tempat pembuangan akhir (TPA) Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus mengalami overload dan kapasitasnya hanya dapat diprediksi sampai 3 tahun lagi.

Menindaklanjuti akan hal tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus Masan mengatakan, kesalahan pengelolaan sampah yang terjadi saat ini ialah masih menggunakan metode tradisional dan belum menerapkan teknologi modern.

“Perihal sampah ini sangatlah penting, tentunya yang menjadi fokus yaitu bagaimana supaya teknologi seperti mesin-mesin kita masukkan dalam pengelolaan sampah, jadi tidak tradisional seperti yang sudah kita lakukan sekarang ini,” sebutnya saat meninjau TPS Kedungdowo pada Rabu (24/4/2024).

Tidak hanya pada pemanfaatan teknologi, lanjut Masan. Pengelolaan sampah juga harus dilakukan sedari awal yakni saat masih berada di TPS (tempat pembuangan sampah) dengan saling berkolaborasi secara terpadu.

Baca Juga :  Gandeng KBPW, BLK Kudus Beri Pelatihan Kembangkan Jajanan Pasar

“Kalau dasa dapat menyelesaikan malah sampahnya sendiri maka dengan kerjasama antar desa itu bisa dilakukan ya tentunya pengelolaan ini dampaknya akan bisa berjalan baik dan terpadu, jadi TPA tetap ada tetapi tidak terus semua sampah digeser kesana,” kata Masan.

Ketua DPRD Kudus menyebut salah satu cara yang dapat dilakukan saat di TPS yakni dengan memilah sampah organik untuk dapat didaur ulang, dan anorganik dibakar dan dijadikan pupuk.

“Jika dari desa dapat melakukan hal tersebut, bahkan dilakukan dengan berkolaborasi bersama desa sekitarnya. Maka dapat mengurai sampah yang dikirimkan ke TPA dan ini akan dapat dikembangkan dengan BUMDes,” tandasnya. (J07/A01)

Berita Terkait

Hari Jadi ke-477 Kudus, Bupati Sam’ani Tekankan Kolaborasi dan Semangat Urup Nguripi
Nasdem Kudus Mulai Susun Strategi Pulihkan Pamor Jelang Pemilu
Bayi Ditemukan di Pasuruhan Kidul, Bupati Kudus: Anak Itu Amanah, Segera Bertanggung Jawab
Pemkab dan YM3SK Satukan Langkah, Hari Jadi Kudus Bakal Bergeser ke 23 Agustus
6 Ton Sampah Harian Dikelola Bank Sampah, Jati Kulon Tekan Pengiriman ke TPA Jadi Sekali Sepekan
Hadapi Pemilu 2029, PAN Kudus Fokus Perkuat Kader dan Struktur
Wabup Bellinda Usulkan Stand Up Comedy di Hari Jadi Kudus: Bupati dan Saya Siap Di-Roasting
Tanggal Hari Jadi Bergeser Jadi 23 Agustus, Pemkab Kudus Siapkan Perda Baru
Berita ini 75 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:32 WIB

Hari Jadi ke-477 Kudus, Bupati Sam’ani Tekankan Kolaborasi dan Semangat Urup Nguripi

Minggu, 20 September 2026 - 15:56 WIB

Nasdem Kudus Mulai Susun Strategi Pulihkan Pamor Jelang Pemilu

Sabtu, 5 September 2026 - 15:34 WIB

Bayi Ditemukan di Pasuruhan Kidul, Bupati Kudus: Anak Itu Amanah, Segera Bertanggung Jawab

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:55 WIB

Pemkab dan YM3SK Satukan Langkah, Hari Jadi Kudus Bakal Bergeser ke 23 Agustus

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:00 WIB

6 Ton Sampah Harian Dikelola Bank Sampah, Jati Kulon Tekan Pengiriman ke TPA Jadi Sekali Sepekan

Berita Terbaru