PKK Kabupaten Tuban Adakan Lomba Tahfiz Juz Amma

Agama, pendidikan156 Dilihat

JURNALPANTURA.COM, Tuban – Untuk memberikan kegiatan positif kepada anak agar lebih giat dalam mempelajari agama, dan membentuk karakter yang tangguh berkualitas, serta berakhlak mulia, Kelompok Kerja (Pokja) I Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Tuban menggelar lomba Tahfidz Juz Amma di Gedung PKK Kabupaten Tuban, Selasa 22/08/2017.

Lomba ini diikuti oleh 40 peserta dari 20 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tuban. Dalam pelaksanaannya, lomba terbagi atas dua kategori yang masing-masing terdiri dari 20 peserta. Kategori pertama kelas 3-4 SD sedangkan kategori yang kedua anak kelas 5-6 SD.

Wakil Ketua PKK Kabupaten Tuban, Ir. Andayati Noor Nahar, yang hadir membuka perhelatan tersebut membacakan sambutan tertulis dari Ketua PKK Kabupaten Tuban Qodriyah Fathul Huda yang berhalang hadir karena sakit, menegaskan sejalan dengan program unggulan dari Pokja I, yaitu pola asuh anak dan remaja yang penuh kasih sayang dalam keluarga, maka salah satu upaya yaitu dengan menyelenggarakan lomba tersebut.

“Alquran merupakan pegangan hidup, sehingga diharapkan masyarakat mampu membumikan Alquran di Bumi Wali khususnya, agar lebih mudah dipahami serta dapat diamalkan dalam kehidupan sehatri-hari,’’ terang isteri Wakil Bupati Tuban ini.

Menurutnya, dengan adanya lomba ini diharapkan akan muncul kebiasaan membaca Alquran setiap hari dalam keluarga, sehingga menjadi cara pola asuh bagi anak. “ Dengan begitu, pribadi anak akan menjadi anak yang bermoral, berkualitas, dan agamis,” imbuhnya.

Andayati menambahkan, diharapkannya karakter anak yang telah disebutkan olehnya bukanlah tanpa alasan, karena laju perkembangan zaman dan tantangan global yang semakin besar sudah semakin sulit difilter.

“Kembangkanlah terus kemampuan kalian, tidak terbatas pada hafalan juz amma, yakinlah ada kemudahan yang menyertai kalian,” pintanya.

Istri Noor Nahar Hussein ini juga berharap, semangat peserta lomba dalam menghafal Alquran dapat ditularkan ke dalam keluarga masing-masing, sebagai upaya pendidikan bagi anak-anak. Alangkah indahnya, sambungnya, di setiap rumah di Bumi Wali terdengar lantunan ayat-ayat suci Alquran.

“Insya Allah dengan begitu, baldatun tayibatun warahum gafur segera terwujud,” tutup Andayati.(J02)

Komentar