PDI Perjuangan Kudus Targetkan Kuasai Kursi Di Parlemen

Partai politik86 Dilihat

Jurnalpantura.id, Kudus – Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan terus mengonsolidasikan kekuatannya di daerah, persiapan menghadapi pemilu 2019.

Setelah konsolidasi ditingkat DPC dikantor DPC PDI Perjuangan Kudus, kini konsolidasi dilanjutkan ditingkat PAC.

Seperti yang dilakukan oleh PAC PDI Perjuangan Jati. Bertempat dirumah ketua Ranting PDI Perjuangan, Sridono RT 01 RW I Desa Pasuruan Lor, Kecamatan Jati.

PAC PDI Perjuangan Jati mengundang seluruh jajaran pengurus di tingkat Ranting PDI P di wilayah PAC Jati. Selasa, 11/09/2018.

Pengurus dan kader PDI Perjuangan se kecamatan Jati bertekad memenangkan di Pileg dan Pilpres 2019 (Foto : Aik)

Dipilihnya rumah ketua ranting Desa Pasuruan Lor, dimaksudkan agar ada hubungan kedekatan antara kader yang ada di ranting dengan pengurus dan Calon Anggota Legislatif dari PDI Perjuangan daerah pemilihan (dapil) 1 yaitu kota dan Jati, kata ketua PAC Jati, Sunarto.

“Dengan konsolidasi ini diharapkan lebih mendekatkan hubungan langsung antara kader bawah dengan calon anggota legislatif, sekaligus menyerap aspirasi masyarakat. Dengan begitu di Pileg 2019 Dapil Kota Jati, PDI Perjuangan meraih 5 kursi,” harapnya disambut tepuk tangan kader yang hadir.

Konsolidasi yang juga turut di hadiri oleh ketua DPC PDI Perjuangan Kudus Musthofa, Ketua DPRD Kabupaten Kudus Ahmad Yusuf Roni yang juga Sekretaris DPC, Anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kudus serta Calon Anggota Legislatif dari PDI Perjuangan dapil 1 Kota dan Jati.

Mantan Bupati Kudus dua periode, Musthofa yang terlihat hadir dan memimpin langsung konsolidasi menyampaikan ucapan terima kasih kepada ketua Ranting PDI Perjuangan Desa Pasuruan Lor dan mengapresiasi kekompakan yang ditunjukkan jajaran pengurus PAC dan ranting se kecamatan Jati.

Mantan Bupati Kudus dua periode Musthofa, ajak jajaran pengurus dan kader untuk selalu blusukan, demi meraih kemenangan di Pileg dan Pilpres 2019 (Foto : Aik)

“Pengurus dan kader partai harus menjaga kekompakan, karena kekompakan adalah modal penting untuk meraih kemenangan,” katanya.

Tak kalah penting pengurus dan kader harus rajin turun dan bergerak ke masyarakat. Menurutnya, tindakan ini diambil karena PDI Perjuangan adalah Partai Wong Cilik.

“Karena hukum demokrasi itu, rakyat hanya akan memberikan apresiasi bagi seluruh elit partai yang bergerak turun ke bawah atau blusukan,” ujar dia.

Ia menuturkan, PDI Perjuangan bakal menjadikan blusukan sebagai tradisi untuk mendekatkan diri kepada masyarakat.

Musthofa menambahkan, blusukan menjadi instrumen penting untuk melihat dari dekat kondisi riil dimasyarakat.

“Para Kader PDI Perjuangan dari pengurus DPC, PAC dan ranting serta simpatisan harus bersatu meraih kemenangan untuk PDI Perjuangan di Pileg 2019 dan menghantarkan kembali Jokowi sebagai presiden,” tambahnya. (J02/A01)

Komentar