Marak Peredaran Obat Palsu, BBPOM Jateng Gencar Lakukan Sosialisasi

Event, kesehatan386 Dilihat

Jurnalpantura.id, Kudus- Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Jawa Tengah melakukan sosialisasi terkait semakin maraknya peredaran obat dan makanan ilegal dipasaran yang mudah didapat oleh masyarakat.

”Kami ingin masyarakat Kudus utamanya bisa cerdas memilih obat dan makanan yang tepat dan aman,” kata Kepala Kantor BBPOM Semarang, Safriansyah disela-sela sosialisasi kepada ratusan masyarakat, di Gedung Budaya Bae yg Kudus, Selasa 05/02/2019 siang tadi.

Kegiatan ini rutin dilakukan sebab peredaran obat dan makanan yang mengandung zat berbahaya masih marak, biasanya berdampingan dengan tim jejaring daerah, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dan Dinas Ketahanan Pangan. Hal ini dilakukan dalam rangka untuk mengawal produk pangan. Secara perlahan, pihaknya juga melakukan pembinaan kepada penjual ketika memang ditemukan produk berbahaya yang dipasarkan.

Kepala BBPOM Jawa Tengah, tunjukkan ciri obat palsu, salah satu tanda tidak adanya tanggal masa berlaku/rusak (Foto : Aik)

”Setiap ada temuan, kami berikan arahan dan pembinaan, termasuk membuat surat pernyataan bermaterai agar tidak mengulanginya. Nanti kami periksa lagi mereka patuh atau tidak, kalau memang tidak kami tak segan untuk proses secara hukum. Bahkan tahun lalu ada beberapa kasus yang diproses hukum,” ungkapnya.

Komentar