oleh

Mahasiswa STAI Pati Akhiri KKN-DR Dengan Santuni Anak Yatim dan Dhuafa

Jurnalpantura.id, Pati – Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pati Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah (KKN-DR) Kelompok 12 membagikan paket sembako kepada anak yatim dan dhuafa, Selasa 28/07/2020. Paket sembako tersebut langsung dibagikan ke rumah masing-masing di wilayah Kecamatan Gembong.

Ketua Posko KKN-DR Kelompok 12, Yusron Hariyadi menjelaskan jika kegiatan tersebut bukan tanpa alasan, Ia melihat jika kondisi aktifitas perekonomian warga kian menurun akibat dampak pandemi Covid-19. Serta pihaknya melihat masih ada anak yatim dan dhuafa yang luput dari bantuan pemerintah.

“Untuk merealisasikan kegiatan tersebut, kami memang sengaja mengumpulkan donasi dari anggota, mau dibelikan paket sembako. Semoga sedikit bantuan ini bisa meringankan beban dari keluarga yatim dan Dhuafa,” ujarnya saat dihubungi melalui pesan whatsapp.

Selain membagikan sembako, lanjut Yusron, kelompok mahasiswa ini juga membagikan masker. Tujuan pembagian masker untuk meningkatkan kesadaran warga mengikuti protokol kesehatan guna memutus mata rantai penularan Covid-19. Mereka juga mengimbau kepada warga agar menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah.

“Menggunakan masker merupakan salah satu upaya agar terhindar dari penularan virus,” ujar Yusron.

Dijelaskannya, Selama KKN-DR yang telah berlangsung selama 20 hari itu telah berjalan berbagai kegiatan, diantaranya mengadakan Talk Show bertemakan, “Pengamalan Ibadah Dalam Keluarga”. Selain itu juga membuat video terkait Virus Corona dan cara pencegahannya.

“Kami juga membikin video yang membahas Toleransi Antar Umat Beragama, dimana narasumbernya dari berbagai agama atau kepercayaan,” Bebernya.

Diantaranya, Yesaya Rahadi Setiawan (Pendeta Gereja Kristen Bukit Sion Kudus), I Putu Dhantra (Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia, Kudus), Kiswati (Penyuluh Agama Budha Kantor Kementrian Agama, Kabupaten Pati), Hok Liong (Wakil Ketua Yayasan Tempat Ibadah Tri Dharma Kelenteng Hok Hien Bio Kudus), Budi Santoso (Tokoh Sedulur Sikep Samin Kudus) dan Gus Fais Aminuddin (Pengasuh Pondok Pesantren Shofa Az Zahro Pati).

Kelompok KKN 12 beranggotakan 11 Mahasiswa yang kesemuanya mahasiswa jurusan tarbiyah program studi Pendidikan Agama Islam (PAI). Namun, anggota berasal dari lintas kabupaten, yakni Pati, Kudus dan Demak.

Sementara itu, Zainul Arifin MSi selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menanggapi terkait pembagian sembako dan masker ke anak yatim dan dhuafa yang dilakukan mahasiswa sangat baik. Hal itu sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat dalam menjalani kegiatan KKN-DR.

“Harapannya, masyarakat setempat terbantu secara materi dan mendapatkan masker supaya selalu mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” terangnya. (J02/A01)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed