Langkah Cepat Kadispertanpangan Selesaikan Keluhan Petani

Pertanian129 Dilihat

Kaliwungu,- Kebijakan Bupati Kudus Ir HM Tamzil dalam bidang pertanian diwujudkan dengan terobosan dan langkah taktis melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kudus yang dipimpin Catur Sulistiyanto S.Sos MM.

Pada era digital sekarang, Dinas Pertanian dan Pangan Kudus membuka pelayanan guna menyerap informasi dan permasalahan yang terjadi pada kebutuhan dunia pertanian. Inovasi pelayanan ini sebagai upaya penanganan cepat sehingga dinamika kebutuhan dunia pertanian bisa dilaksanakan dengan taktis dan efisien.

Misalnya, pada Rabu (05/12) malam mendapatkan informasi terkait berkurangnya stok pupuk bersubsidi di kecamatan Kaliwungu. Catur Sulistiyanto selaku Kepala Dinas Pertanian dan Pangan hal ini pada Bupati Kudus untuk mendapatkan arahan.

“ Pak Bupati, Bapak Tamzil kemudian memerintahkan kami untuk cek lapangan dan menindaklanjuti agar petani bisa menjalankan aktifitas pertaniannya dengan lancar ,” ungkap Catur Sulistiyanto.

SERAP INFORMASI. Tim Dinas Pertanian dan Pangan yang dipimpin Catur Sulistiyanto menyerap informasi kebutuhan pupuk di UD Nadya Jaya.

Tanpa menunggu lama, pada Kamis (06/12) Kadispertanian bersama Abdullah Muttaqin ( anggota (KP3) dan Ok Setyawan ( PPL Kec Kaliwungu) melaksanakan kunjungan ke Desa Banget dan Gamong untuk memastikan informasi kebutuhan pupuk dan hambatan yang terjadi.

Lokasi KPL (kios pengecer lapangan) yang dikunjungi yakni di Desa Banget UD Tikungjaya, UD Nadya Jaya, UD Karti. Sedangkan desa Gamong di UD Akbar Mitra Tani.

“ Dari semua yang kita datangi tadi mengungkapkan kalau distributor belum mengirimkan pupuk Urea dan ZA bersubsidi. Ini adalah kebutuhan petani untuk pemupukan kedua. Langsung kami menghubungi Provinsi Jateng untuk mengecek ketersediaan alokasi pupuk bersubsidi. Setelah itu kami kontak ke pimpinan gudang Pusri di Kudus. Alhamdulilah semuanya menyatakan siap melakukan distribusi ,” terangnya.

Abdullah Muttaqin, anggota KP3 (Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida subsidi), menambahkan bahwa pupuk bersubsidi alokasi Kabupaten Kudus tahun 2018 ini sudah tersalur 9 ribu ton. Sedangkan kuota dari pengajuan pihaknya sebesar 10.400 ton.

Komentar