Langgar Ketertiban Saat Kampanye Terbuka, Siap-siap Ditindak Anggota Kepolisian

Event223 Dilihat
Jurnalpantura.Com, Kudus – Mendekati kampanye terbuka Pilkada Serentak 2018 yang akan di selenggarakan besuk hari Ahad, 15/04/2018. Kepolisian Resort Kudus (Polres) mengundang Semua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kudus peserta Pilbup Kudus 2018 beserta tim sukses dalam acara Coffee Morning yang di kemas dengan bentuk Forum Grup Discussion. 
Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning, Sik, MH dalam kesempatan tersebut berpesan agar para paslon mensukseskan Pilkada Kabuputen Kudus, dengan melaksanakan kampanye dengan aman dan damai. 
“Kepolisian akan all out dalam pengamanan kampanye terbuka nantinya, sekitar 300 personil akan di Siaga kan untuk pengamanan kampanye tersebut,”terang Kapolres dihadapan undangan yang memenuhi Ruang Tunggal Panaluhan. Selasa, 10/04/2018. 
Kepolisian tidak akan segan-segan menindak peserta kampanye yang melanggar ketertiban, bisa jadi Pasca kampanye, Anggota Satlantas Polres Kudus melakukan razia kendaraan, tegas Kapolres Kudus. 
Selain pasangan Cabup dan Cawabup, pertemuan ini juga dihadiri langsung Bupati Kudus DR. H mustofa, Dandim 0722 Kudus, Kajari, Ketua Pengadilan, Ketua FKUB, Ketua MUI, Ketua KPU, Ketua Panwaslu, serta Kapolsek jajaran dan para pejabat di Polres Kudus. 
Dalam FGD yang mengangkat tema “Mensukseskan Pilkada Kabupaten Kudus Damai Tahun 2018 “, Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning, Sik, MH menyampaikan perbedaan pendapat itu wajar bahkan beda pilihan itu bagian dari demokrasi, bahkan untuk sekedar pemikiran dan apa yang kita rasakan saja sudah berbeda. Karenanya kita harus menghargai juga menghormati perbedaan itu yang ada. 
Bupati Kudus H Musthofa SE.MM, yang turut hadir pada acara tersebut menegaskan, pada Pilkada ini jangan ada yang memainkan isu SARA. Untuk itu, dirinya mengingatkan, para pelaku politik untuk mengedepankan politik yang santun dan beretika. “Kita bersama agar dapat menghindari isu SARA, karena kita semua bersaudara,” terang bupati.
Bupati juga menekankan kepada jajaran ASN (Aparatur Sipil Negara) di Kudus untuk bersikap netral dan tidak terlibat politik praktis. Jika disinyalir ada oknum yang bermaian politik, Bupati menegaskan agar tidak sungkan untuk menindak tegas, tapi harus disertai bukti dan fakta tidak hanya isu atau karena faktor kebencian semata, Tegasnya. (J02 /A01) 

Komentar