oleh

Fantastis, H-1 Harga Ayam dan Entog di Kudus Capai 250 Ribu

Jurnalpantura.id, Kudus – Suasana pagi jelang lebaran di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Kudus sudah dipenuhi warga yang ingin membeli kebutuhan pokok di hari raya.

Mulai dari beras untuk zakat fitrah, sampai daging dan sayuran untuk menu usai Sholat Idul Fitri.

Dari pantauan di lapangan harga daging di beberapa pasar Kabupaten Kudus melonjak tajam. Rabu 12/05/2021.

Tak main-main, harga ayam kampung di Kudus tembus Rp. 230 ribu perekor, bahkan untuk harga entog mencapai Rp 250 ribu.

Salah satunya disampaikan oleh Rubiah (37) warga Desa Tanjung ini sengaja datang ke Pasar Rakyat untuk membeli ayam kampung dan kebutuhan selama lebaran.

“Sengaja datang pagi agar tidak di antri dan bisa segera di masak. Biar besuk usai Sholat Idul Fitri bisa di makan bersama keluarga,” ujarnya.

Apalagi selama lebaran pasar pada tutup. Kalaupun ada yang jualan pun harganya mahal. Makanya ini tadi borong untuk stok beberapa hari kedepan, tambahnya.

Menurutnya kenaikan harga kebutuhan pokok jelang lebaran wajar.

“Beras dan sayur, naik tetapi tidak banyak. Yang naik tajam itu daging. Tadi saya tanya-tanya harga ayam kampung antara Rp. 100 ribu hingga Rp. 230 ribu per ekor,” ujarnya.

Tingginya harga ayam kampung pada H-1 lebaran, membuat Ningsih mengaku lebih memilih membeli ayam pedaging yang harganya berkisar Rp. 60 ribu perekor.

Terpisah, Puji Rahayu, penjual daging di Pasar Rakyat Kudus mengungkapkan kenaikan harga daging saat lebaran dinilainya sebagai hal yang wajar. Mengingat saat lebaran tiba, permintaan daging meningkat tajam.

“Orang Kudus kan begitu, lebaran ya menyembelih ayam, bebek dan entok. Kalau tidak begitu yang masak daging. Ini sudah tradisi,” katanya.

Daging sapi, lanjut Puji, H-1 lebaran harganya kisaran Rp. 120 – 130 ribu perkilo. Dari harga normalnya Rp. 110 – 120 ribu perkilo.

Untuk daging ayam pedaging harganya Rp. 40ribu perkilo dan ayam horen harganya Rp. 60 ribu per ekor. Harga ini naik sekitar Rp. 10 ribu per ekor dari harga normal.

“Kenaikan tertinggi di ayam kampung. Bisanya perekor antara Rp. 40 ribu sampai Rp. 80 ribu per ekor. Lebaran ini naik hingga Rp. 100 ribu perekor. Bahkan ada yang menawarkan hingga Rp. 200 ribu perekor,” katanya. (J12/A02)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed