Dewan Akui Kudus Memiliki Gunung Sampah Tertinggi Di Jawa Tengah

Jurnalpantura.id, KUDUS – Masyarakat mengeluhkan sampah yang berada dirumahnya tidak diambil oleh petugas kebersihan hingga menggunung. Padahal, warga tersebut telah membayar iuran rutin untuk membayar perihal sampah rumah tangga tersebut.

Setelah ditelusuri, ternyata sampah yang berada di tempat pembuangan akhir (TPA) Tanjungrejo, Kabupaten Kudus telah sesak hingga menggunung menjadikan tempat tampungan tersebut sangat penuh akan sampah.

Salah satu alasan tidak dapat tertatanya TPA tersebut ialah karena alat berat yang digunakan seperti buldoser dan excavator untuk menata sampah masih dalam keadaan rusak tidak dapat digunakan.

Ketua komisi C DPRD Kudus, Rochim Sutopo mengakui bahwa gunung sampah tertinggi di Jawa Tengah adalah di Kabupaten Kudus. Pihaknya mengaku telah berkomunikasi dengan dinas terkait terkait permasalahan sampah yang ada di Kota Kretek ini.

“Secara teknis kami sudah rapat dengan Dinas PKPLH (perumahan kawasan pemukiman dan lingkungan hidup) Kabupaten Kudus, sudah sejak lama, tapi memang penanganan masih lambat. Dibanggar minta dianggarkan mesin produksi Sampah, tetapi masih butuh perjuangan untuk mewujudkannya,” jelasnya saat dihubungi melalui telefon pada Minggu (21/4/2024).

Atas tanggapan tersebut, kepala DPKPLH Kudus, Abdul Halil menjelaskan penumpukan terjadi dari sebelum puasa hingga saat ini.

“Dari hasil pemantauan kami dilapangan, selain kondisi kendaraan berat yang rusak. kondisinya semakin diperparah dengan banyaknya kegiatan perayaan besar seperti dandangan, festival lebaran dan berbagai faktor lainnya yang menjadikan penumpukan sampah tidak dapat dikendalikan,” paparnya saat meninjau TPA Tanjungrejo Kudus pada Selasa (22/4/2024).

Pihaknya mengaku saat ini telah memesan alat untuk memperbaiki alat berat yang rusak, namun hingga saat ini barang tersebut belum datang dan masih harus menunggu dalam pengiriman.

“Kami sebenarnya sudah memesan alat, tapikan barangnya jauh dan harus dikirim, karena berbagai kendala yang ada mengakibatkan masalah penumpukan sampah yang semakin besar dan terjadi antrian truk beberapa waktu lalu,” tandasnya. (J07/A01)

Komentar