Menu

Mode Gelap
Belasan Seniman Lukis Ikuti Mural Festival Pijar Park Barber On The Street, Cara Unik Pemuda Kudus Bantu Sesama Warga Pedurungan Utara Terima Bedah Rumah dari Kompol Eko Rubiyanto Kompol Eko Rubiyanto Gelar Baksos di Panti Cacat Ganda Bobol Tembok Alfamart, Rokok dan Susu Formula Digasak Maling

Event · 2 Mei 2021 09:57 WIB ·

Bank Aspirasi Cara Ketua Komisi C DPRD Demak Terima Aduan Konstituen


 Reses Mbak Tatik dijadikan sarana komunikasi dan penyerapan aspirasi dari konstituen (Foto:J19) Perbesar

Reses Mbak Tatik dijadikan sarana komunikasi dan penyerapan aspirasi dari konstituen (Foto:J19)

Jurnalpantura.id, Demak – Tatiek Sulistijani Ketua Komisi C DPRD Demak mengadakan reses masa sidang I tahun 2021 di rumah makan Berkah Pawon Wolu , Jl Lingkar Demak , Sabtu 01/04/2021 kemarin.

Reses diikuti oleh sejumlah kepala desa dan warga dari Dempet, Wonosalam, Demak dan Kebonagung dengan standar protokol kesehatan (prokes).

Reses digelar untuk membuka kran komunikasi sebagai bagian upaya pemulihan kondisi sosial ekonomi bagi masyarakat umum dan para konstituen khususnya.

Melalui wadah yang disebut bank aspirasi, anggota Fraksi PDIP DPRD Demak itu bermaksud menjembatani persoalan di masyarakat ke pihak instansi terkait sehingga mendapatkan solusi.

“Masa pandemi bukan alasan bagi kami para wakil rakyat untuk menutup komunikasi dengan konstituen. Justru serap aspirasi menjadi kebutuhan,” kata Mbak Tatik sapaan akrabnya.

Dalam resesnya itu , Mbak Tatik meminta agar program bedah rumah di Kabupaten Demak mendapatkan dukungan semua pihak sehingga dapat terlaksana dengan baik dan tidak ada lagi rumah warga tidak layak huni yang dibiarkan terbengkalai.

“Bedah rumah di desa desa jangan sampai ada rumah yang tidak layak huni tapi malah tidak mendpatkan program bedah rumah. Di dapil saya harus selesai,tentunya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Mbak Tatik sapaan akrabnya.

Mbak Tatik melanjutkan, sudah menjadi pengetahuan umum bahwa pandemi Covid 19 melemahkan semua sendi ekonomi sosial masyarakat.

Bahkan tak sedikit perusahaan besar hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lumpuh dan gulung tikar. Karena itu , upaya pemulihan UMKM harus disegerakan, mengingat UMKM termasuk pengungkit daya beli masyarakat.

“Terkait UMKM ini, DPRD Demak tengah membahasnya dalam raperda kredit usaha rakyat (KUR), yang diharapkan dapat membantu akses modal bagi UMKM,” ujar Mbak Tatik.

Meskipun urusan KUR masuk ranah perbankan, sambung Mbak tatik, setidaknya DPRD Demak berusaha membantu memudahkan akses bagi pelaku UMKM. Termasuk mengusulkan kepada pemkab untuk memberikan subsidi bunga KUR bagi UMKM dari APBD.

“Sebab dengan bunga KUR rendah, diyakini perekonomian rakyat tumbuh menggeliat. Sehingga praktis meningkatkan pula daya beli masyarakat, dan berujung pemulihan ekonomi sosial,” kata Mbak Tatik.

Setelah reses selesai, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan penyerapan aspirasi warga. (J19/A02)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Belasan Seniman Lukis Ikuti Mural Festival Pijar Park

7 Agustus 2022 - 07:50 WIB

Barber On The Street, Cara Unik Pemuda Kudus Bantu Sesama

7 Agustus 2022 - 03:25 WIB

Korban Kecelakaan di Kudus, Terima Bantuan Kaki Palsu dari Kompol Eko Rubiyanto

7 Agustus 2022 - 01:08 WIB

Warga Pedurungan Utara Terima Bedah Rumah dari Kompol Eko Rubiyanto

6 Agustus 2022 - 14:58 WIB

Kompol Eko Rubiyanto Gelar Baksos di Panti Cacat Ganda

6 Agustus 2022 - 07:44 WIB

Polres Blora Gelar Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 H

3 Agustus 2022 - 18:04 WIB

Trending di Event