60 SMP dan MTS Pada Tahun Ini Laksanakan UNBK Secara Mandiri

Uncategorized81 Dilihat

Jurnalpantura.Com, Kudus – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan Ujian Nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya.

Penyelenggaraan UNBK sendiri pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014 secara online dan terbatas.

Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) yang selama ini sudah berjalan.

Untuk itu Dinas Pendidikan Kabupaten Kudus menggelar Sosialisasi Ujian Nasional Berbasis Komputer, dengan peserta Kepala Sekolah SMP dan MTS di sesion pertama, kemudian  SD dan MI di session kedua.

Bertempat di Aula SMP Muhammadiyah 1 Jln KH. R Asnawi turut Desa Damaran kecamatan Kota Kabupaten Kudus.

Dalam sambutannya kepala Dinas Pendidikan, Pemuda Dan Olahraga melalui Kabid Dikdasmen Suharto SPD. MPd menyampaikan, Untuk pelaksanaan UNBK di Kabupaten Kudus memasuki tahun kedua.

“Dari 49 Sekolah, 14 sekolah melaksanakan UNBK secara mandiri dan yang MTS dari jumlah 65 Sekolah, 49 diantaranya melaksanakan secara mandiri,” Kata Kabid Dikdasmen.

Penyelenggaraan UNBK sendiri pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014 secara online dan terbatas.

Sedangkan Penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload).

UNBK sendiri kemungkinan terjadinya keterlambatan soal, tertukarnya soal, dan ketidakjelasan hasil cetak soal bisa diminimalisir. Hasil UN pun bisa diumumkan lebih cepat, sehingga siswa memiliki lebih banyak waktu untuk mempersiapkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau untuk masuk ke dunia kerja.

Dengan Sosiaslisasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) ini, dapat tercipta  Sistem Pendidikan yang terintegritas, dan terpenuhinya Teknologi Informasi sebagai penunjang jalannya Pendidikan, jelas Hartono saat ditemui di sela-sela acara, Senin 12/03/2018. (J02 /A01)

Komentar