576 Calon Jamaah Haji ASN Jateng Dilepas Gubernur

Agama95 Dilihat

Jurnalpantura.id, Semarang – Momen ibadah haji harus dimanfaatkan para calon haji untuk introspeksi diri tentang berbagai hal mengenai diri sendiri. Termasuk calhaj dari kalangan aparatur sipil negara (ASN), sehingga ketika kembali ke Tanah Air dapat lebih baik dalam melayani masyarakat.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP saat memberi pengarahan pada pelepasan jemaah calon haji ASN Provinsi Jawa Tengah tahun 2018 di Wisma Perdamaian Semarang, Jumat 03/08/2018.

“Fokuskan beribadah, introspeksi diri. Kalau ASN yakni mengenai tugas dan pekerjaannya apakah sudah dilaksanakan dengan baik, terutama dalam hal pelayanan terhadap masyarakat. Selain itu juga mengenai bagaimana hubungan dengan keluarga dan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Selama melaksanakan ibadah haji, lanjut dia, memikirkan pekerjaan termasuk mengurus tugas dari atasan, semua harus melepaskan hubungan yang bersifat duniawi dan hanya fokus beribadah. Memohon apa yang diinginkan dengan berdoa dan keseriusan ibadah.

Ia menambahkan, kegiatan pelepasan calhaj ini bertujuan untuk menunjukkan kekerabatan dan kekeluargaan. Karena para calhaj ini ASN, setidaknya ada pesan moral yang diberikan sehingga dapat melaksanakan beribadah dan ketika pulang ke Tanah Air dan kembali bekerja dapat menunjukkan kualitas yang lebih baik dalam melayani masyarakat.

“Mudah-mudahan introspeksi diri akan memberikan semangat dan kekhusyukan kita beribadah.Tidak usah bingung urut-urutan haji karena sudah ada petugas yang membimbing dan mengarahkan. Yang penting diniati bahwa kita ibadah,” pintanya.

Sekda Jateng Dr Ir Sri Puryono KS MP menyebutkan, total calhaj ASN Provinsi Jateng sebanyak 576 calhaj. Dari jumlah tersebut sebanyak 79 persen adalah guru SMA/SMKN dari berbagai daerah di Jateng, sedangan sisanya merupakan ASN dari berbagai instansi.

ASN Provinsi Jawa Tengah yang tahun ini akan melaksanakan ibadah Haji (Foto : istimewa)

“Tercatat 293 calhaj sudah berangkat beberapa hari lalu, sedangkan sisanya 283 akan berangkat secara bertahap,” ujar Sri Puryono.
Pada kesempatan itu, Sekda berpesan supaya para calhaj di Tanah Suci konsentrasi untuk beribadah. Selain itu juga mohon doanya mudah-mudahan dengan kepemimpinan Ganjar Pranowo dan Taj Yasin semuanya lebih lancar dan lebih amanah, serta visi misi semakin sejahtera. “Para ASN diberi kesehatan dan kebugaran, agar bisa melaksanakan tugas dengan baik,” harapnya.

Sementara itu, salah seorang calhaj Sultonnul Arifin mengaku sangat bahagia bisa melaksanakan ibadah haji bersama istrinya, Marlina Erniati. Warga Demak yang berprofesi sebagai guru di SMAN 1 Guntur itu akan berangkat haji pada tanggal 05/08/2018.

“Tahun 2011 atau sudah tujuh tahun saya mendaftar haji. Saya dan istri yang juga menjadi guru menabung sedikit demi sedikit dari gaji dan tunjangan sertifikasi, Alhamdulillah doa kami untuk naik haji tahun ini dikabulkan,” tuturnya. (J02/A01)

Komentar