oleh

500 Personel Gabungan Amankan Malam Takbiran di Demak

Jurnalpantura.id, Demak – Sebanyak 500 personel gabungan dikerahkan mengamankan malam takbiran di Demak. Aparat gabungan itu akan disiagakan di pusat-pusat keramaian dalam kota maupun di wilayah-wilayah rawan terjadinya gangguan Kamtibmas.

Selain pengamanan, personel gabungan itu juga akan melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan. Sebab masyarakat yang merayakan malam takbir diperkirakan akan membludak dan memenuhi jalan.

Apel pasukan pengamanan malam takbiran ini dipimpin langsung oleh Dandim 0716/Demak Letkol Arh. Muhammad Ufiz dan Kapolres Demak AKBP R. Fidelis Purna Timoranto. Pengamanan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Candi 2020.

Selain personil Polres Demak, apel pasukan juga diikuti anggota Kodim 0716/Demak, Dishub, Satpol-pp dan Instansi lainnya di Demak.

Kapolres Demak AKBP Fidel, Dalam arahannya, meminta agar dalam pengamanan malam takbir ini semua personel tetap mengedepankan kewaspadaan. Hal itu seiring terjadinya aksi terorisme yang menargetkan pos Lebaran dan personil TNI-Polri.

“Ada 500 personel gabungan yang diterjunkan mengamankan malam takbiran ini. Semua personel harap tetap waspada, saling menjaga antar personel di lapangan untuk kemanan dan keselamatan,” kata AKBP Fidel dalam sambutnya saat apel di Alun-alun Simpang Enam Demak, Sabtu 23/05/2020.

Lanjut Kapolres, dalam pengamanan malam takbir harus mengedepankan pelayanan humanis kepada masyarakat. Lakukan himbauan kepada masyarakat untuk melakukan takbiran di masjid masing-masing, serta untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Silahkan berkolaborasi dilapangan, sehingga pelaksanaan tugas berjalan dengan baik. Beberapa gangguan yang harus di antisipasi yaitu konvoi menggunakan roda empat dan roda dua yang menimbulkan dampak terjadinya kemacetan. Potensi kerawanan lainnya adalah penggunaan petasan dan kembang api. Selain membahayakan diri sendiri dan orang lain, juga dapat terjadinya kebakaran serta tawuran antar warga,” pungkasnya.

Sementara Dandim 0716/ Demak, Letkol Arh. Muhammad Ufiz menambahkan, pengamanan hari ini adalah tanggung jawab kita bersama. Pencegahan penyebaran Covid-19 harus dikedepankan, oleh karena itu dihimbau agar masyarakat tidak melakukan takbir murshal.

“Bahwa tugas yang kita lakukan saat ini tidak sama dengan tahun sebelumnya. Untuk saat ini kita himbau takbir murshal tidak dilaksanakan untuk pencegahan Covid-19 di Kabupaten Demak,” ungkapnya. (J02/A01)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed