40% Sekolah Negeri Di Kabupaten Kudus Terancam Diregrouping

pendidikan138 Dilihat

JURNALPANTURA.COM, Kudus-Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kudus menyebutkan ada sekitar 40 persen sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) negeri di kabupaten Kudus, yang terpaksa harus digabung atau regrouping.
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kudus, Kasmudi, beberapa waktu lalu.

Meski demikian, pihaknya masih belum memperoleh data persis soal sekolah yang akan digabung.Karena saat ini data pastinya masih berada di unit pelayan terpadu (UPT) pendidikan di masing-masing kecamatan.

“Kami belum memperoleh data dari UPT, karena kemungkinan masih proses pendataan sekaligus validasi di lapangan,” ujar Kasmudi.
“Proses regrouping dilakukan secara bertahap. Bisa mulai dari kelas 1 saja, atau bisa langsung seluruhnya. Tegantung kesiapan sekolah,” ungkapnya.

Kasmudi menjelaskan, pelaksanaan regrouping mengacu pada Permendikbud nomor 17 tahun 2017. Dengan ketentuan setiap rombongan belajar (rombel) disekolah-sekolah perkelasnya minimal 20 siswa dan maksimal 28 siswa.

Disebutkan Kasmudi, ada beberapa pertimbangan kenapa sekolah terpaksa dilakukan regrouping. Pertama, akses masyarakat ke sekolah yang sulit sehingga diharapkan proses regrouping akan mempermudah.

Komentar