Bupati kudus Jadi Inspektur Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III

Peristiwa, TNI346 Dilihat

Jurnalpantura.id, Kudus – TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) atau yang dulu lebih dikenal dengan nama ABRI Masuk Desa (AMD) telah lama dilaksanakan dan sangat terasa manfaatnya untuk pembangunan di Desa-Desa.

Untuk TMMD Sengkuyung 3 Tahun Anggaran 2018 akan dilaksanakanvdi Desa Jepang, kecamatan Mejobo. TMMD Sengkuyung 3 ini akan berjalan dari 15 Oktober hingga 13 November mendatang.

Siswa-siswi sekolah di kecamatan Mejobo menyambut kedatangan Bupati Kudus HM Tamzil dan Wakil Bupati Kudus HM Hartopo sebelum upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III dilapangan Jepang kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus (Foto : Aik)

Bupati Kudus H.M. Tamzil yang berkesempatan membuka TMMD Sengkuyung 3 di lapangan Pancasila desa Jepang mengungkapkan bawah adanya kegiatan ini, sangat bermanfaat bagi masayarakat, “TMMD ini sangat bermanfaat nantinya masyarakat diharapkan lebih sejahtera,” ungkapnya saat membuka TMMD Sengkuyung Tahap III, Senin 15/10/2018.

Selain itu, dirinya menekankan bahwa esensi sebagai masyarakat ketimuran dapat lebih dioptimalkan dengan hubungan yang baik dan ramah antara TNI dan rakyat.

Tamzil juga meyakini bahwa adanya program TMMD, masyarakat mampu mengasah kreativitasnya dan bergotong royong bersama TNI. “Kreativitas rakyat akan terasah dan dipacu. Gotong royong menjadi tonggak utama,” ujarnya.

Bupati kudus HM Tamzil serahkan sekop kepada perwakilan TNI, sebagai pertanda dimulainya TMMD Sengkuyung Tahap III tahun 2018 (Foto : Aik)

Usai sambutan, HM Tamzil membuka TMMD Sengkuyung 3 dengan memukul kentongan didampingi wakil bupati H.M. Hartopo, Dandim 0722/Kudus, Kapolres Kudus, perwakilan Kepala Kajari Kudus dan Kepala Pengadilan Negeri Kudus.

Sementara itu, TMMD Sengkuyung 3 ini menghabiskan dana keseluruhan sebesar Rp. 450,158,000 bantuan dari APBD Provinsi maupun APBD Kudus.

Rencananya pembangunan fisik berupa betonisasi jalan sepanjang 527 m dengan lebar 3 m dan tinggi 15 cm. Untuk pembangunan non fisik, kegiatan seperti penyuluhan bahaya radikalisme dan terorisme, narkoba, kesehatan serta pemberdayaan masyarakat juga akan dilaksanakan. (J02/A01)

Komentar